The way Agus simply sees the world spatially

Republik Kaum Muda

Dalam satu kolom di sebuah koran nasional, Yudi Latif menulis tentang Republik Kaum Muda. Dalam tulisan tersebut, Yudi percaya bahwa krisis multidimensi di negaraku salah satunya disebabkan oleh dunia politik yang dikuasai oleh kaum tua yang dikendalikan oleh logika kemapanan yang melanggengkan kejumudan ketimbang logika pembaruan yang menumbuhkan kreativitas. Sejalan dengan pendapat ini,  Gumilar Rusliwa Somantri menyebutkan bahwa kondisi tersebut mengakibatkan sirkulasi elite politik yang lamban dan lebih bernuansa oligarkis dan nepotisme. Akibatnya, elan kreatif kaum muda terblokir dan tidak terposisikan secara semestinya dalam membangun dan meningkatkan martabat bangsanya.

Selanjutnya, Yudi mengusulkan perlunya proses creative destruction dalam jagad politik negaraku. Kaum muda, sebagaimana terbukti dalam sejarah perjalanan bangsaku, diyakini sebagai pelopor politik yang mampu menerobos kecenderungan serba ragu, konformis, parokialis, dan status quois gernerasi tua. Dengan mengacu pada pengalaman negara-negara maju, Yudi yakin kalau kemakmuran bersumber dari creative economy yang tumbuh dari creative capital yang dimiliki oleh kaum muda. Creative capital di sini tidak mengacu pada pengertian human capital konvensional yang diukur dari pendidikan formal tetapi lebih pada daya kreatif dan penyediaan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan kreatifitas. Kaum muda pulalah yang dipercaya masih mempunyai otentisitas untuk mengembalikan rel reformasi bangsaku ke rel yang benar, merobohkan kezaliman rasionalisasi kepentingan individu. Jika 80 tahun lalu proses creative destruction yang dilakukan kaum muda didorong oleh semangat nasionalisme negatif defensif dalam rangka menghadapi ancaman dari luar, maka saat ini, dalam penutupnya Yudi mengedepankan nasionalisme positif progresif dalam rangka aktualisasi potensi dan talenta kaum muda bangsaku.

Artikel yang menarik untuk dibaca.

clipped from kompas.realviewusa.com

blog it
Gambar: www.ruangsejarah.wordpress.com

Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style) Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style)

  • Share/Bookmark

Related Posts


Tagged as:

Comments

Trackbacks

There are no trackbacks


Quote selected text

 

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes