SDI series (1): The growing importance of information society
Selamat pagi, siang, sore, atau malam. Seperti yang aku janjikan sebelumnya, mulai postingan ini aku mau coba untuk merangkum berbagai sumber yang membahas secara teoritis tentang Spatial Data Infrastructure (SDI), aku pakai istilah SDI saja karena sudah menjadi kebiasaan. Sebelum secara detil membahas apa itu SDI, tulisan ini juga memberikan pengantar supaya pembaca lebih gampang memahami pentingnya SDI ini. Dan sebelum mendiskusikannya secara teoritis, seperti yang juga sudah aku sarankan, tulisan Mas Fahmi ini secara gamblang dan mudah dimengerti membahas tentang SDI, khususnya di Indonesia. Oya, karena sudah kebayang tulisan tentang SDI ini akan sangat panjang maka khusus tentang topik ini akan aku tulis sebagai suatu series. Anggap aja sebagai Cerita Bersambung.
Berkembangnya Masyarakat Informasi
Dewasa ini globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepat telah menciptakan suatu masyarakat informasi (information society) tanpa batas. Kejadian yang terjadi di suatu tempat di muka bumi, secara real time bisa diikuti dari belahan bumi yang lain. Kemenangan Barack Obama, dalam waktu yang bersamaan dapat dinikmati oleh pendukung-pendukungnya di Indonesia. Informasi mengalir dari satu tempat ke tempat lain dalam kecepatan dan volume yang sangat tinggi untuk memenuhi permintaan masyarakat. Akibatnya informasi sudah menjadi semacam bahan baku yang sangat penting untuk mendukung hampir semua aktivitas strategis di masyarakat, seperti transaksi bisnis sehari-hari, transportasi, pendidikan, manajemen sumber daya, kesehatan, pasar uang, manajemen bencana, monitoring lingkungan, dan lain-lain. Dan kemudian informasi telah menjadi suatu komoditas pada saat individu, organisasi, maupun pemerintah mempunyai kepentingan terhadap akses informasi untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dan dalam rangka mencapai tujuan masing-masing.
Lebih lanjut, terbukti bahwa informasi telah menjadi sesuatu yang strategis dan critical. Individu, organisasi, dan pemerintah mengandalkan informasi yang akurat dan tepat waktu untuk perencanaan dan pengambilan keputusan. Konsekuensinya, terjadilah peningkatan tekanan untuk menjamin ketersediaan informasi strategis di sektor publik. Di sisi lain, tidak bisa dipungkiri jika akses informasi selalu berkaitan dengan isu-isu privasi dan keamanan, sehingga akses terhadap informasi yang kritis dan peka seperti itu harus dikelola dengan baik. Kedua karakteristik informasi tersebut, strategis dan critical, harus ditangani dengan tepat.
Gambar: insocpedia.com
Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style)




