SDI series (4): Karakteristik SDI – kompleks dan dinamis
SDI berkembang berdasar pada perbedaan-perbedaan yang terdapat pada stakeholdernya yang juga mempunyai pandangan berbeda-beda pula atas SDI. Perbedaan pandangan tersebut bukan hanya terjadi karena perbedaan sektor (pemerintah, bisnis, atau akademia), bahkan dalam hal ini setiap level pemerintahan pun mempunyai pandangan dan perspektif yang berbeda-beda tentang SDI[1][2]. Banyaknya definisi yang muncul tersebut adalah dalam usaha memahami karakteristik SDI dari aspek-aspek yang berbeda. Bagaimanapun definisi-definisi dan konseptualisasi tersebut sangat tergantung pada penekanan dan tujuan pembangunan SDI itu sendiri[3],[4].
Selain itu, walaupun pada dasarnya SDI adalah mengenai pemfasilitasan dan pengkoordinasian pertukaran dan sharing data spasial, teori-teori dan definisi-definisi yang ada menyadari bahwa SDI lebih dari sekedar teknologi dan data itu sendiri. SDI juga meliputi kebijakan, kerangka kerja institusional, orang, dan pembangunan kapasitas. Oleh karena itu juga disadari bahwa SDI sangatlah kompleks dan dinamis terkait dengan perubahan komunitas dan kebutuhan-kebutuhannya, perubahan struktur organisasi, dan cepatnya perkembangan teknologi. Beberapa usaha untuk mengimplementasikan teori yang relevan untuk menjelaskan sifat-sifat SDI ini antara lain pengaplikasian Hierarchical Spatial Reasoning untuk menerangkan sifat hirarkis dan kompleksitas SDI[5], adaptasi model inovasi[6], perspektif-perspektif yang berbeda dalam difusi SIG[7], ataupun klasifikasi perkembangan SDI dengan pendekatan produk dan proses[8]. Tidak ketinggalan juga, selain metafor fisik, juga telah diperkenalkan teori rainbow access untuk menjelaskan pentingnya komponen orang dan transaksinya dalam implementasi SDI[9].
Gambar: designtutorial.info
Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style)
- Masser, I. 2005, GIS Worlds: Creating Spatial Data Infrastructures, ESRI Press, California [↩]
- Masser, I. 1998, Governments and Geographic Information, Taylor & Francis, London [↩]
- Chan, T. O., Feeney, M., Rajabifard, A., Williamson, I. 2001, ‘The Dynamic Nature of Spatial Data Infrastructures: A Method of Descriptive Classification’, Geomatica, Vol. 55, No. 1, pp. 65-72 [↩]
- Rajabifard, A. 2003, ‘SDI Diffusion – A Regional Case Study with Relevance to Other Levels’, in Williamson et al. (eds) 2003, Developing Spatial Data Infrastructures From Concept to Reality, CRC Press, Florida [↩]
- Rajabifard, A., Feeny, M. F., Williamson, I. 2003, ‘Spatial Data Infrastructures: Concept, Nature and SDI Hierarchy’, in Williamson et al. (eds) 2003, Developing Spatial Data infrastructures From Concept to Reality, CRC Press, Florida [↩]
- Masser, I. 2005, GIS Worlds: Creating Spatial Data Infrastructures, ESRI Press, California [↩]
- Chan, T. O., Feeney, M., Rajabifard, A., Williamson, I. 2001, ‘The Dynamic Nature of Spatial Data Infrastructures: A Method of Descriptive Classification’, Geomatica, Vol. 55, No. 1, pp. 65-72 [↩]
- Rajabifard, A., Williamson, I. P. 2001 ‘Spatial Data Infrastructures: Concept, SDI Hierarchy, and Future Directions’, Proceeding of Geomatics ’80 Conference, Tehran, Iran [↩]
- Puri, S. K., Sahay, S., Georgiadou, Y. 2007, ‘A Metaphor-Based Sociotechnical Perspective on Spatial Data Infrastructure Implementations: Some Lessons from India’, in Onsrud, H. (ed). 2007, Research and Theory in Advancing Spatial Data Infrastructure Concepts, ESRI Press, California [↩]




