Standarisasi (penulisan) alamat (3)
Berikut aku
sarikan satu berita tentang betapa pentingnya standarisasi penulisan alamat.
Kota Johannesburg bekerjasama dengan sebuah perusahaan penyedia jasa berbasis lokasi sedang melakukan proyek verifikasi alamat dan nama jalan untuk meningkatkan realibilitas informasi properti sebagai salah satu prasyarat proses billing yang kredibel maupun ketepatan service delivery kepada penduduknya.
Sebelumnya, informasi alamat jalan di kota ini dikelola oleh berbagai institusi yang beroperasi secara stand alone dalam berbagai basis data properti untuk penilaian, GIS, perencanaan, dan lain-lain. Dengan proyek ini, pihak Pemerintah Kota memutuskan untuk membangun suatu sistem informasi pertanahan yang berfungsi sebagai satu-satunya sumber informasi properti di kota tersebut.
Terkait dengan hal tersebut, alamat jalan fisik telah diidentifikasikan sebagai salah satu dataset properti yang perlu di-update. Pada awalnya, setiap dewan kota mengalokasikan dan memelihara alamat (nama jalan) berdasarkan standar dan metodologi masing-masing. Dalam hal ini berbagai variasi penamaan jalan dengan menggunakan kombinasi yang berbeda-beda antara nomer persil, nomer plot, nomer petak tanah pertanian, dan lain-lain, menyebabkan kemungkinan properti tidak dapat diidentifikasi secara unik maupun duplikasi di dalam basis data.
Dalam proyek ini, pihak kontraktor harus memverifikasi alamat yang sudah ada maupun alamat yang dicadangkan untuk digunakan dimasa mendatang. Untuk membantu pekerjaan ini, juga digunakan kamera digital dengan kemampuan GPS. Bagi daerah-daerah dengan alamat belum terstandarisasi, dilakukan alokasi nomor jalan baru dan merekamnya dalam basis data. Selanjutnya disebutkan bahwa untuk proyek ini suatu Direktorat khusus telah didirikan sebagai kustodian data alamat.
Mengapa standarisasi alamat begitu penting bagi Kota Johannesburg? Penggunaan alamat yang benar diyakini mempunyai dampak langsung terhadap penduduk kota dalam hal pengiriman yang tepat ke alamat properti mereka, waktu respons dalam hal layanan darurat (seperti ambulans, polisi, PMK, dll), maupun ketepatan penyampaian layanan publik dari Pemerintah Kota (air, listrik, dan lain-lain) kepada properti yang tepat. Dari sisi basis data, verifikasi alamat ini akan meningkatkan kecepatan query karena akurasi data yang lebih tinggi.
Gambar: pmi.org
Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style)





Geotagged