The way Agus simply sees the world spatially

Peta bidang tanah di Google Maps: alternatif platform SDI masa depan?

GMapParcel2Akhir-akhir ini, dunia persilatan, eh, .. perspasialan, khsususnya di Amerika, diramaikan dengan diskusi tentang inisiatif Google menampilkan peta bidang tanah dalam Google Map. Kemungkinan, inisiatif tersebut merupakan hasil dari Google Base Map Partner Program yang mengajak organisasi-organisasi yang mempunyai wewenang di bidang data spasial untuk berbagi pakai (share) data vektor mereka sebagai bagian dari proses peningkatan peta dasar di Google Maps dan Google Earth. Disebutkan bahwa banyak manfaat yang bisa diperoleh dari sharing data vektor melalui Google antara lain:

  1. Meningkatkan (informasi untuk keperluan) navigasi di masyarakat dengan tersedianya data pengembangan jalan dan perumahan baru, jalur khusus sepeda, data bidang tanah (dan lain-lain).
  2. Memperkaya informasi (tentang) landmark utama, objek alami, dan lokasi-lokasi penting di suatu area.
  3. Memastikan representasi yang akurat tentang infrastruktur penting seperti RS, kantor polisi, bandar udara, dan lain-lain

Untuk saat ini data vektor yang diterima oleh Google adalah;

  1. Taman dan area-area yang dilindungi
  2. Lokasi penting (RS, atraksi turisme, gedung pemerintahan, dll)
  3. Pembangunan dan konstruksi baru dengan fokus pada jaringan jala,  alamat ter-geocode, dan batas bidang tanah
  4. Jalur sepeda dan pejalan kaki serta fasilitas-fasilitas jalan

Kembali ke laptop … terkait dengan publikasi peta bidang tanah di beberapa wilayah di Amerika melalui Google Maps, terdapat diskusi yang menarik mengenai masalah akurasi, sumber data, maupun legalitas peta tersebut.
Lepas dari hal tersebut, sebenarnya publikasi peta bidang tanah di Google Maps sudah dilakukan beberapa tahun yang lalu oleh Australia (konon, sampai saat ini baru negara inilah yang berani dan mampu mem-publish peta bidang tanah utuh satu negara). Secara riil masyarakat Australia dapat mendapatkan berbagai keuntungan darinya. Dengan mudah orang bisa melakukan query pencarian alamat dengan cepat dan tepat, melakukan navigasi dengan mudah, mencari lokasi suatu POI dengan gampang, dll.

Selain itu, dengan trend penggunaan Google Maps yang semakin ekstensif dan jenis data yang dapat dipublikasikan semakin beragam baik format maupun temanya, sementara penggunanya dapat mengakses darimana saja, maka tentunya akan muncul pemikiran: mungkinkah di waktu yang akan datang Google Maps dijadikan suatu platform pengembangan SDI (Spatial Data Infrastructure)?

Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style) Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style)

  • Share/Bookmark

Related Posts


Tagged as: , ,

Quote selected text

 

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes