<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" 	>
<channel>
	<title>Comments on: Kilometer tax, memajaki mobil dengan GPS</title>
	<atom:link href="http://sharkofagus.com/2009/11/kilometer-tax-memajaki-mobil-dengan-gps/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sharkofagus.com/2009/11/kilometer-tax-memajaki-mobil-dengan-gps/</link>
	<description>The way Agus simply sees the world spatially</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 06:13:42 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: guzfrie</title>
		<link>http://sharkofagus.com/2009/11/kilometer-tax-memajaki-mobil-dengan-gps/comment-page-1/#comment-877</link>
		<dc:creator>guzfrie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 09:51:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sharkofagus.com/?p=518#comment-877</guid>
		<description>He3x..betul mas. Walaupun pertanyaan2nya simple tanpa rumus matematis, namun sptnya jawabannya lumayan panjang. Ibarat membangun rmh, kita sdh biasa utk mmbangun tanpa menguatkan pondasi trlebih dahulu. Menurutku sebagian besar masalah kita trletak di persoalan2 mendasar yg shrsnya di selesaikan dulu. Administrasi kependudukan, mgkn kt trpancang pd masalah administrasi KTP saja. Pdhl dr sini saja, banyak hal yg dpt kita selesaikan jika adminnya bagus. Ya masalah kemacetan spt tulisan di atas, ya pertanahan, pajak (masih ingat kebijakan NPWP jabatan bbrp thn lalu?), terorisme, kesejahteraan rakyat (carut marutnya program subsidi BBM, BLT?), politik (DPT ganda?), hukum (siapakah Yulianto?), dll yg mgkn akan sangat panjang jk disebut satu2.
Btw, dl ada konsep no id tunggal dr adminduk. Kita tunggu saja implementasinya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>He3x..betul mas. Walaupun pertanyaan2nya simple tanpa rumus matematis, namun sptnya jawabannya lumayan panjang. Ibarat membangun rmh, kita sdh biasa utk mmbangun tanpa menguatkan pondasi trlebih dahulu. Menurutku sebagian besar masalah kita trletak di persoalan2 mendasar yg shrsnya di selesaikan dulu. Administrasi kependudukan, mgkn kt trpancang pd masalah administrasi KTP saja. Pdhl dr sini saja, banyak hal yg dpt kita selesaikan jika adminnya bagus. Ya masalah kemacetan spt tulisan di atas, ya pertanahan, pajak (masih ingat kebijakan NPWP jabatan bbrp thn lalu?), terorisme, kesejahteraan rakyat (carut marutnya program subsidi BBM, BLT?), politik (DPT ganda?), hukum (siapakah Yulianto?), dll yg mgkn akan sangat panjang jk disebut satu2.<br />
Btw, dl ada konsep no id tunggal dr adminduk. Kita tunggu saja implementasinya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andi sulistiyo</title>
		<link>http://sharkofagus.com/2009/11/kilometer-tax-memajaki-mobil-dengan-gps/comment-page-1/#comment-876</link>
		<dc:creator>andi sulistiyo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 04:39:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sharkofagus.com/?p=518#comment-876</guid>
		<description>Wah... artikelnya keren banget nih bos....
GPS bisa aja ditancapkan di semua kendaraan di Indonesia kalau harga GPS sudah sangat murah &amp; ketentuan tersebut di atur / di masukkan ke dalam Undang-Undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan - sekarang UU no 22 tahun 2009-
permasalahan pada 3 pertanyaan itu aja udah sangat sulit untuk dipecahkan, jadi ga kepikiran masalah apa lagi yang mungkin timbul... hwehehehehehe.... lha Single Identity Number sekarang cuma jadi sekedar mimpi... huhuhuhu...
Tapi kalau semua pihak terkait &quot;mau&quot; serius, tampaknya GPS Kilometer Base Taxation bakal jadi alternatif solusi yang patut dipertimbangkan.
Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah&#8230; artikelnya keren banget nih bos&#8230;.<br />
GPS bisa aja ditancapkan di semua kendaraan di Indonesia kalau harga GPS sudah sangat murah &amp; ketentuan tersebut di atur / di masukkan ke dalam Undang-Undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan &#8211; sekarang UU no 22 tahun 2009-<br />
permasalahan pada 3 pertanyaan itu aja udah sangat sulit untuk dipecahkan, jadi ga kepikiran masalah apa lagi yang mungkin timbul&#8230; hwehehehehehe&#8230;. lha Single Identity Number sekarang cuma jadi sekedar mimpi&#8230; huhuhuhu&#8230;<br />
Tapi kalau semua pihak terkait &#8220;mau&#8221; serius, tampaknya GPS Kilometer Base Taxation bakal jadi alternatif solusi yang patut dipertimbangkan.<br />
Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
