The way Agus simply sees the world spatially

Syarat-syarat sukses berkarir di bidang GIS

Mungkin artikel yang akan akuaku sarikan ini dapat digunakan sebagai benchmark tentang persyaratan untuk sukses berkarir di bidang GIS. Apa sajakah?
Berdasarkan tulisan ini, terdapat lima skill pokok yang perlu dipunyai oleh seorang praktisi GIS agar bisa berkarir secara optimal.

Pertama adalah skill (utama) di bidang GIS. Skill ini dapat dijabarkan menjadi beberapa aspek yaitu pemahaman mengenai data dan algoritma spatial. Hal ini terkait dengan karakter-karakter khusus data spasial yang berbeda dengan data pada umumnya. Memahami karakter tersebut beserta algoritma yang bisa diterapkan dan kapan bisa diterapkan, merupakan salah satu skill dasar yang diperlukan. Aspek lainnya adalah kemampuan menginput data ke dalam database dengan kesalahan yang minimal (termasuk data editing), kemampuan konversi data dari berbagai sumber dan format, kemampuan memelihara data dengan quality control, serta kemampuan membuat dan mengedit metadata. Mengingat bahwa fungsi utama dari GIS adalah analisis, maka kemampuan analisis GIS, pemahaman GIS workflow, dan pembangunan model juga merupakan aspek-aspek penting dalam syarat pertama ini. Ketika GIS akan ditampilkan kepada pengguna, maka kemampuan kartografi dan desain grafis tidak bisa dilupakan.

Syarat kedua adalah skill pemrograman. Seorang praktisi GIS hendaknya memahami dasar-dasar pemrograman, familiar dengan bahasa pemrograman, dan arsitektur dasar GIS. Seorang praktisi GIS juga tidak boleh ketinggalan jaman. Karena web services sedang menjadi trend saat ini, maka pengetahuan dan pengalaman di bidang tersebut akan sangat membantu.

Ketiga adalah skill di bidang basis data. Pemahaman tentang model dan struktur data, kemampuan mendesain model data, dan pengetahuan tentang SQL adalah aspek-aspek yang termasuk dalam persyaratan ini.

Keempat, skill manajemen dan desain proyek. Mengingat bahwa sebagian besar pekerjaan GIS merupakan pekerjaan “besar” dan bersifat proyek, maka kemampuan untuk menterjemahkan kemauan user menjadi solusi, skill komunikasi, skill menulis, dan skill manajemen proyek akan memberikan nilai tambah bagi seorang praktisi GIS.

Persyaratan terakhir adalah syarat-syarat tambahan yang oleh penulis artikel ini disebut skill lain-lain. Di antaranya adalah kemampuan untuk mengaplikasikan GIS di berbagai bidang, portability of skills (kemampuan mengaplikasikan GIS dengan berbagai platform teknologi), berorientasi detail, kemampuan melayani konsumen, dan tidak takut untuk mengeksplorasi.

Sudah memenuhi syaratkah anda? Setelah membaca artikel tersebut, terus terang saja aku bertanya pada diri sendiri: “Sudah pantaskah diriku mengaku-aku sebagai praktisi GIS?”. Ah… masa bodoh. Toh kantorku tidak memerlukan kemampuan-kemampuan tersebut. Halah!

Picture: Griffith

Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style) Translate to English (the translation quality highly depends on my Indonesian style)

  • Share/Bookmark

Sorry, no related posts but you might be interested to these posts


Tagged as:

Comments

  • gegenk wrote:

    quote : “”"“Sudah pantaskah diriku mengaku-aku sebagai praktisi GIS?”. Ah… masa bodoh. Toh kantorku tidak memerlukan kemampuan-kemampuan tersebut. Halah!”"”"

    me: tetap semangat…oom…wkekekeke

Trackbacks

There are no trackbacks


Quote selected text

 

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes